TechCrunch melaporkan bahwa seorang hakim telah mengizinkan gugatan NAACP terhadap perusahaan kecerdasan buatan xAI milik SpaceX untuk dilanjutkan.
Gugatan tersebut menuduh xAI melanggar Clean Air Act terkait polusi dari pusat datanya. Putusan itu mengizinkan perkara berlanjut; putusan tersebut tidak menetapkan bahwa xAI telah melanggar hukum.